Translate

Selasa, 30 Juni 2015

BUKAN SEKEDAR HAYALKU

Banyak hal yang ingin ku tanyakan, banyak juga hal yang ingin aku ungkapkan, tersiksa rasanya hati ini memendam sesuatu yang tidak pasti, tertahan langkah kaki ini seolah olah ribuan duri tajam menghadang….
Di usiaku yang masih remaja, banyak hal yang harus ku lalui, sering kali aku jatuh cinta lalu di tinggalkan, saat belum sempat aku membuat mereka bangga karna memiliki aku, melupakan kenangan tak semudah saat aku bagi sayangku dengan mereka, hatiku yang tidak bisa melakukan itu, mungkin karna aku sendiri yang memilih untuk hidup seperti ini,, aku ingin lari dan terbang menggapai apa yang ku mau, namun sebelum semua itu ku lakukan, kakiku terlebih dahulu di patahkan, sayapku di remas lalu aku di jatuhkan,, haruskah aku merasa malu saat aku tidak bisa menahan air mataku, haruskah aku sembunyi dan hidup didalam kegelapan yang berselimutkan sepi,, biar tak kulihat lagi tentang mereka di hadapanku,,

Misbach,
Puisi untuk rembulan
Tuhan perlihatkan sinaran yang indah
Terbias di angkasa yang megah
Inginku peluk engkau hai rembulan
Meski hanya ada dalam hayalan
Ingin ku lukis angan
Ingn ku tuliskan impian
Ingin ku ungkap harapan
Meski sesaat, kala kau temani malamku
Dengarkan keluhanku
Dengarkan suara hatiku
Dengarkan tentang hidupku
Aku, bunga yang tertunduk malu
Dibawah indahnya sinarmu
Terdampar di dunia yang sunyi
Dibalik kaca aku bersembunyi
Coba ku tutupi gelisahnya hati
Berharap meraka tak mengerti
Kurajut asaku, berharap esok kan jauh lebih baik, doaku hanya untuk mereka yang senantiasa ada untukku, baik kala duka lara datang menerpa ataupun kala hidupku di selimuti bahagia,
Kebahagiaan hanya akan datang saat aku ingin merasakannya, dan duka tidak akan mau pergi jika aku tidak mau membuangnya jauh dari hidupku,,
Fikiran kosongku :

Aku hanya perlu mencari tau kemana aku akan pulang, dan berbagi semua cerita hidupku, semua tidak akan dapat di mengerti sampai akhirnya aku harus cari tahu tentang apa yang tertulis dalam hidupku, aku tidak boleh hanya diam dan terus bersembunyi di balik jendela kamarku, sedangkan mereka yang telah pergi dari hidupku kini di penuhi dengan kebahagiaan, dan maaf harus ku buang semua tentang mereka, mungkin hanya itu satu caraku untuk dapat kembali bernafas, meski kenangan tak seharusnya di lupan,,, 

Sabtu, 20 Juni 2015

Kebahagiaan yang sederhana,,,,


 Hari yang indah dan dipenuhi dengan senyuman, kebersamaan yang tidak memandang derajat, umur dan asal usul.
Lihat aku, mengisi waktu luangku dengan hal yang sederhana namun penuh akan arti yang mendalam,,, anak anak berteriak riang, seolah olah mereka iku lepas dan terbang bersama layang layang, senyum manis mereka terlukiskan meski tanpa warna pelangi,
Hari yang panas tidak jadi masalah, perut lapar tak di hiraukan, meski hausnya dahaga tak terelakkan,, tapi kami tetap melakukan apa yang kami mau, seperti kata orang bijak “ kalu kamu mau, kamu pasti bisa “
Secara tidak langsung, mereka mengjariku agar tidak takut lagi menatap langit, tidak ragu lagi dalam melangkah, meski akan jatuh lagi, tapi selalu siap untuk bangkit dan terbang tinggi,,,,



PONPES AL-MABAR  : 22 - 06 - 15

Kamis, 18 Juni 2015

Harapan Baru

Hari ini berangkat lagi ke PONPES,, mengingtkanku diwatu pertama kali aku berangkat kesini,, dibonceng kakak naik sepeda motor istimewa (gren),, sibocah kecil yang lugu dan tidak tau apa apa, berpakaian seadanya dengan bekal sepunyanya,, tapi ia bocah kecil yang punya harapan besar bercita cita tinggi berusaha sekuat tenaganya untuk meraih apa yang ia inginkan.

Lalu sekarang ia melangkah kembali kesini setelah bertahun tahun lalu, ia seolah lenyap dan tak akan kembali, namun sekarang ia kembali tepat pada tgl 17 Juni 2015, masih dengan motor yang ber merk sama namun beda pengemudi, ia buang semua yg ia miliki hanya untuk satu tujuan (belajar) dengan harapan baru dan senyum baru pula ia melangkah dan menatap langit,,, semoga haapannya di mudahkan oleh sang pencipta… Amiiin………………….

Selasa, 02 Juni 2015

UNTUK SAHABAT

Nalumsari 04 mei 2015
Dan di sinilah aku sekarang,, duduk merenung sambil menata langit yang penuh bintang, hari ini teman teman terbaikku tidur dirumahku, canda tawa mereka menghiasi hatiku di hari ini, hal yang cuku ndah untuk bisa di tulis dalam catatan hidup seorang ahmad misbahul munir tntunya, sekarang mereka sudah tertidur pulas dan kini waktunya bagiku untuk sedikit mengungkapkan kebahagiaanku disini, bagiku mreka lebih dari sekedar sahabat ataupun saudara, tapi mereka bagai lampu yang bersinar terang kala aku ditengah tengah kegelapan,


Aku banyak belajar dari mereka, dan rasanya hidupku tidaklah lengkap jika aku jauh dari mereka,,, bagai darah dan daging mungkin,,,
Semangat baruku untuk tetap hidup, meski sakitku tak terobati, mungkin esok atau lusa aku akan pergi jauh, namun itu tidaklah penting, karna aku akan tetap ada, meski hanya jadi sebuah kenangan,, hmmmm,, hari ini aku tidak boleh sedih, aku harus trsenyum, aku harus bahagia, demi mereka yang slalu menyayaniku,,, hidupku akan terasa lebih indah jika aku mau menyukuri apa yang ku miiki sekarang,,
 Kalian yang terbaik,,, terimakasih untuk semua hal yang telah kalian ukir dalam cerita hidupku,,,

HATI YANG GUNDAH

Malam yang indah,,, aku tidak tau hal apa yang harus aku tulis, mungkin sedikit tentang hatiku atau mungkin juga bisa tentang mereka,,,,
Bismillah,,,
Andai boleh aku ingin minta satu hal yang indah, sebgai penghias hidupku yang selalu terselimuti sepi, jika diijinkan aku akan berharap dan terus berharap, semoga esok esok dan essok lagi mata ini masih diperkenankan terbuka kembali dan  melihat cinta lagi, walau sampai saat ini aku takut jatuh cinta lagi,
Aku ingin melihat dunia yang lebih luas, belajar ilmu yang lebih banyak, menjalankan apa yang seharusnya aku lakukan,, dan lebih dekat dengan engkau

Kepalaku seakan akan ingin pecah, hatiku gelisah, aku kenapa?  Serasa hidupku hanya pahit saja tanpa ada setetes manis pun yang kurasakan,,, tapi keapa aku tersenyum, kenapa seolah olah aku bahagia, apa dan apa yang terjadi? Bertanya aku bertanya, namun belum juga ku temukan jawaban yang sebenarnya.

Namun di sisi lain aku mengerti tentang satu hal, inilah hidupku, slalu ada mereka yang tak pernah bosan memberiku doa agar aku tetap tegar dalam menjalani hidupku, canda dan tawa mereka seakan akan mengangkat aku untuk kembali berdiri dan kembali melangkah,,, mungkin mereka teman yang lebih dari saudara, mereka sahabat terbaik yang ku miliki sekarang,, dan hal yang perlu ku lakukan hanyalah tersenyum saat aku bersama dengan mereka, mungkin itu sudah lebih dari cukup untuk menutupi hal yang terpendam didalam hati,,,,