Malaikat kecil
tak bersayap, mengisi hari hariku yang
sepi, meski aku hanya diam dan tidak mengganggapnya ada, tapi ia senantiasa menemaniku di setiap
detikku. Ia tidak terlukiskan dilangit,, ia tidak pula berdiri dibawah sinar
rembulan, tapi ia di sini menemani aku dalam kegelapan, memberi sedikit senyum
untukku kala aku terjaga.
Nalumsari 02 Oktober 2014
Sebelum rangkumkan novel sederhana
ini, alangkah baiknya aku tutur sedikit tentang aku, sedikit tenteng isi
hatiku, tentang hidupku dan tentang keluarga kecilku, panggil saja aku Misbach, anak terakhir dari tujuh
bersaudara. Aku lahir di jepara tepat hari senin tgl 03 oktober 1994, dan besok
tepat 20 th hari kelahiranku, aku punya sedikit harapan yg mungkin tidak akan
pernah aku ungkapkan lewat kata kata dari bibirku, ets sok misterius ya!!!!,
apa sok mister tukul, hehehehehe,
Aku berharap esok ada ia disini, ia
bidadari kecilku sang pemanah hatiku, tapi mungin harapanku akan sia sia, karna
kini ia telah mencabut panah dari hatiku ( aku ya sedih lah L ) namun
aku tau satu hal, tidak akan ada
kesedihan yan tidak berujung dengan kebahagiaan.
Terlalu banyak hal yang mengajari aku tentang kedewasaan,
tentang cinta dan tentang air mata, mungkin tulisanku ini hanya akan tersimpan
lalu dihapus, tulisan tidak bermanfaat dengan kosa kata seenakku saja, tapi
inilah aku, aku tidak tau tentang apa itu jurnalistik tentang apa itu isi
sebuah buku, yang aku tau disinilah aku curahkan bait bait cerita kehidupanku.
Aku remaja biasa yg dibesarkan didalam
keluarga yg sederhana, hari hariku dimulai disebuah desa kecil, disini aku
mulai bermimpi. Sebelum hari ini aku belajar di PONPES ALMABAR desa Batealit, tempatku
belajar ilmu agama. dan sekarang aku hanya di sibukkan dalam sebuah organisasi
dikecamatan tempat aku tinggal, haya itu….
Sifat dan karakterku,
pemarah, tidak sabaran, cengeng, malas, suka mengatur murah senyum, & mudah
bergaul itu yg mereka lihat dari aku, meski aku dibilang manja, tapi aku aku
selalu berfikir tentang kebahagiaan keluargaku, aku lebih suka menyendiri
sambil mendengarkan music dan memendam kegelisahanku, aku suka ada di duniaku
sendiri, “gokil”,,
Embun
di dedaunan mulai mengering seiring datangnya sinar matahari, hari baru telah
dimulai, senyum semangat itu yang pasti,
langkah kaki mulai menjauh dari kelopak mata, satu persatu mereka mulai
beraktifitas dengn kesibukan mereka sendiri sendiri, begitu pula dengan aku,.
Tepat
tgl 09 agustus 2009 hari pertama aku masuk di ponpes alamabar batealit jepara,
suasana yg berbeda dengan hari hari sebelumnya, aku harus nyuci bajuku sendiri,
aku harus masak makananku sendiri, huh menyebalkan, sesuatu hal yg belum pernah
aku lakukan sebelumnya, rasa di hati
seakan tidak kuasa, aku ingin pulang, aku ingin kembali kepangkuan ibuku, detik
terus berputar namun aku masih duduk sendiri didalam kamar baruku, aku tidak
berani menyapa atau bertanya apa yang harus aku lakukan, sampai datanglah ketua
ponpes ( Bang mif ) menghampiriku, percakapan pertamaku dengan beliau,
Bang
mif : ayo kang sarapan,,,( dengan lembut beliau bertutue sapa)
Aku
: sarpan apa bang ( polos )
Bang
mif : seadana saja kang, ini mie rebus,
Aku
: …… ( tersenyum dan menerima ajakan beliau )
Setelah
selesai sarapan, hal pertama yang belum pernah aku lakukan,,, haduhhhhh,,,
rasanya seperti memanjat tebing setinggi 10000 klm saja, aku harus mencuci
piring bekas makanku sendiri, tapi itu jadi langkah pertama sebagai
pembelajaran kedewasaanku,,,
Detik
berganti, matahari tepat di atas kepalaku, suara adzan dzuhur mulai terdengar,
seiring dengan itu semua santri bertata rapi, bersiap menuju ke sanggar untuk
melaksanakan sholat berjamaah, bagiku hari ini tidak akan pernah aku lupakan,
hari di mana aku di ajari tentang hidup, hidup seorang muslim dan hidup di
agama ku ISLAM.
Aku
sholat dulu ya, “hus jangan brisik”
Hari
ini tepat pukul 12 : 40 WIB, aku akan
diam tapi biarkan hatiku yang berbicara, karna aku, aku, aku, aku jatuh cinta “cie gitu lho”hehehe
(terimakasih maaf merepotkan) ,,, tepat didepan kamarku seorang gadis manis dengan sorotan mata yang
indah mondar mandir meapikan jajan jajan kecil untuk di jual ke anak asuh ibu
nyai di ponpesku, ialah cinta pertamaku yang belum ku tmeukan penggantinya sampai
saat ini,,, lewat senyumnya aku melihat kebahagiaan, dan dari tatapan matanya
aku melihat pelangi yang indah seolah menari nari dan menarikku kedalam hayalan
yang tak berujung,,, kesedrhanaannya yang terlihat jlas dari gaya berpakaiaannya,
dengan rambut yg di kucir memanjang dengan poni yang tidak begitu lurus, cukup
menjelaskan seperti apa kepibadiannya,, sederhana dan cantik,,,
Perkenalan
kita dimulai 1 tahun setelah itu, tepatnya saat saat aku mulai bisa sedikit belajar
dan memahami kitab & ketika ia lulus sekolah SLTA, waktu yang lama ya jika
dihitung berapa hari aku memandanginya dan mengaguminya dari balik kaca
kamarku, dan lucunya pun perkenalanku tidaklah indah ataupun menarik untuk
diprbincangkan, tepatnya kita diperkenalkan melalui hp dan sms, itupun karna
ulah jail adik adik kelasku yang meminta nomer teleponnya dari putera bapak
yai,, dengan ulah usil adik2 kelasku mengganggu dia dengan celotehan celotehan
yang tidak penting, lalu ketika sudah mulai memanas tepatnya masuk ronde ke
lima, wih tiju kali,,, piss,,, mereka datang menghampiriku,, salah satu dari
mreka bilang kepadaku,, sebut saja dia Findin (kang ngetitah cah
iku smse gualae) mas lihatlah smsnya dia galak sekali,, aku bertanyam :
Smsnya
siapa?
Findin
: Linda mas,,,,, “sambil tersenyum”
Aku
: kok bisa smsan sama kamu?
Findin
: tadi aku minta sama gus yahya ( anak nya pakyai yg nomer 3)
Aku
: oh,, sini biar aku yang bales,, galak apa tah,, “Alhamdulillah ya Allah,
karna engkau telah mengabulkan doa doaku” dalam hatiku…
Aku
bales seperti ini,,, hus dadi cah wedok jo galak2, uwes gak ush bales ( hus
jadi perempuan jangan galak galak, sudah jangan balas)
Dan
benar ia tidak ada membalasan smsku, ketika malam tiba tepatnya setelah aku
selesai ngaji, ada sms masuk, besyukurlah aku, karna ternyata itu sms darinya,,
jika aku tulis disini mungkin akan terlalu panjang,,, langsung ke hari
berikutnya, entah darimana ia tau kalau beberapa hari ini aku yang smsan sama
dia,, aku tidak banyak berfikir, aku hanya bilang mungkin ini takdir yang sudah
dituliskan untukku,,, lalu setelah ia tau yang sebenarnya, kita malah semakin dekat, dan pandangan matanya yang
indah kini menatapku manja, senyumnya pun jauh lebih manis. Detik berganti
malam pun datang, sekarng ada yang bilang met bobok juga lho,,, hehehehe
Keindahan
matamu menghiasi malamku
Bagai
bintang yang mengelilingi rembulan
Senyummu
yang semanis madu
Menghangaatkan
bagai dekapan
Meski
air tetap saja mengalir
Namun
pencarianku kini telah berhenti
Meski
angina terus bersemilir
Namun
jiwaku telah menetapkan satu hati
Kini
semua tidak hanya harapan
Kini
semua tidak hanya mimpi
Kini
semua tidak haya hayalan
Karna
aku tau satu yang pasti
Cinta
kasih sayangku untukmu
“my Queen of love”
Ku berharap
senyum manismu slalu meleat di bibir indahmu,, met tidur ya cantik, semoga mimpi
indah…..
Pagi pagi sekali
aku sudah bertata rapi,,, tepatnya adzan subuh berkumandang,, teman teman sntri
pun sudah bersiap iap untuk pergi shlat berjamah,,, ups tapi lin halnya dengan
aku, aku sholat duluan ya,, karna pagi ini aku ngedete untuk pertama kalinya
sama dia,, sambil lari pagi katanya semalam,, tik tik tik tik
Aku siap,,, aku
menunggunya di pinggir jalan sambil berdoa, semoga aku tidak pingsan di tengah
jalan,,, dia datang,,, aku bingung, aku harus berbuat apa, bilang apa, tapi
sukurlah ia bawa teman,dan karna kita saa sama polos, semuanya baik baik saja
sampai saatnya matahari memisahkan kita,,, dan untuk perpisahan ini aku cubit
pipinya,,, dan bilang maukah kamu jadi pacarku?? Loading……….. lalu dia lari pulang,,,, aduh
malunya aku,,,,
Terpaksa aku
kembali ke ponpes dengan kepala tertunduk dengan perasaan yang campur aduk,,,
entah aku harus berbuat apa setelah ini, setelah ampai di ponpes aku langsung
ambil hp kecilku, sambil berharap ia bilang ya aku amau,,, namun aku kecewa
sampai matahari terbenam ia belum juga
menghubungiku, hancur rasantya hatiku,, ku lempar saja hpku lalu ku tinggal pergi,
karna malam itu ada rutian di desa ya aku ikut pergi saja,, hmmm,, membosankan,
makan pun tak enak rasanya, pengen buru2 balik bwat persiapan besok mau pulang,,,
tepat pukul 21 : 45 acara selesai,,, kembali ke ponpes lagi, hpku masih
tergeletak dalam keadaan mati, setelah aku selesai siap siap bwat besok, aku
ambil hpku dank u hidupkan,,,ting ting ada 21 sms masuk,,, ternyata si cantik yang
sms sambil marah marah,,, katanya : kamu kemana saja si, aku telfon kok mati,
di sms juga nggak di bales,,, mau kamu tu apa,??? Aku,,, haaaahhhhh,,,, maksudmu apa ya kok marah marah gax jelas,,, aku baru pulang dari rutinan,,, dia, gax tau lah terserah kamu, aku ; lho kok
gitu,,, ya udah maaf ya kalau aku salah,,,
tetotttttt gax bals,,, 20 menit kemudian,,, balasan dtang,,, (y) aku, yah
kok gitu,,, dia : kenapa??? Aku : gpp, maaf ya, Dia : I LOVE YOU kak…. Rasanya pengen
teriak sekeras mungkin dan bilang kepada semua orang, kalu dia bilang sepeti
itu kepadaku,,, mungkin ini caranya bia membuat aku bahagia setelah merana,,
hehehe
Aku : “dengan sok
jual mahal” itu apa ya? Dia : kok apa? Aku : aku naya kok malah bals nanya,,
hmmmm dia : sudah jelas kok kak.. aku : yang jelas apa ya? Pake bahasa manusia
aja kalo bicara, Dia : iya iya aku sayang kakak, aku mau jadi pacar kakak, Udah
jelas kan? Aku ; emmm,, gimana ya, coba bilang lagi. Dia : nggak mau ah,,, wex
:-P kakak aj ayang bilang sama aku,, Aku : emmm, iya iya,,, Aq juga saying sama
adek, sayang banget malah,,, ya udah adek bubug gih, udah malm,,, dia : iya
kak,,,
Dan seeperti
itulah cinta pertmaku, sederhana bukan????
Dengannya
aku ukir cerita singkat yang slalu di kengan dalam hidup seorang misbahul
munir,, ia mengajariku banyak hal tentang kehidupan dan tentang ketulusn cinta
& tentang bagaimana cara tersenyum dalam menghadapi kesulitan, dan sampai sekarang aku mencoba menyayangi
seseorang yg ada disampingku sebagai mana aku menyayanginya dan seperti sayangnya
kepadaku….
hmmm,,,
sedih jika aku ingat ia yang mencoba menengkanku saat aku tau ia akan dipinang
oleh orang lain,, padahal ia juga tak henti hentinya meneteskan air mata, namun
apa boleh buat inilah takdir cintaku dengannya, cinta yang tulus namun tanpa
restu pada akhirnya pun akan berakhir dengan perpisahan, sebut saja si kodok
itu joko kendil, makhluk buruk rupa yang sangat beruntung karna dapat meminang
seorang putri… tepat tgl 17 agustus 2013, saat dimana semua rakyat Indonesia
merayakan kemerdekaan, aku terperngkap didalam kesedihan yg tak berujung,,, sekarang
yang bisa aku lakukan hanya mendoakan untuk kebahagiaannya, meski kini ia tidak di sampingku lagi,,, dan meski sakit
hatiku tak tertahankan lagi,, tapi aku harus bisa tetap tersenyum demi dia,,,
seperti yang ia bilang,,, “Bukan cuma kamu yang sakit hati, jadi jangan sedih
lagi ya”
bersambung…..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar