Translate

Rabu, 29 April 2015

Kenangan

Malaikat kecil tak  bersayap, mengisi hari hariku yang sepi, meski aku hanya diam dan tidak mengganggapnya ada,  tapi ia senantiasa menemaniku di setiap detikku. Ia tidak terlukiskan dilangit,, ia tidak pula berdiri dibawah sinar rembulan, tapi ia di sini menemani aku dalam kegelapan, memberi sedikit senyum untukku kala aku terjaga.
Nalumsari 02 Oktober 2014
Sebelum rangkumkan novel sederhana ini, alangkah baiknya aku tutur sedikit tentang aku, sedikit tenteng isi hatiku, tentang hidupku dan tentang keluarga kecilku, panggil saja aku Misbach, anak terakhir dari tujuh bersaudara. Aku lahir di jepara tepat hari senin tgl 03 oktober 1994, dan besok tepat 20 th hari kelahiranku, aku punya sedikit harapan yg mungkin tidak akan pernah aku ungkapkan lewat kata kata dari bibirku, ets sok misterius ya!!!!, apa sok mister tukul, hehehehehe,
Aku berharap esok ada ia disini, ia bidadari kecilku sang pemanah hatiku, tapi mungin harapanku akan sia sia, karna kini ia telah mencabut panah dari hatiku ( aku ya sedih lah L ) namun aku tau satu  hal, tidak akan ada kesedihan yan tidak berujung dengan kebahagiaan.
Terlalu banyak hal  yang mengajari aku tentang kedewasaan, tentang cinta dan tentang air mata, mungkin tulisanku ini hanya akan tersimpan lalu dihapus, tulisan tidak bermanfaat dengan kosa kata seenakku saja, tapi inilah aku, aku tidak tau tentang apa itu jurnalistik tentang apa itu isi sebuah buku, yang aku tau disinilah aku curahkan bait bait cerita kehidupanku.
Aku remaja biasa yg dibesarkan didalam keluarga yg sederhana, hari hariku dimulai disebuah desa kecil, disini aku mulai bermimpi. Sebelum hari ini aku belajar di PONPES ALMABAR desa Batealit, tempatku belajar ilmu agama. dan sekarang aku hanya di sibukkan dalam sebuah organisasi dikecamatan tempat aku tinggal, haya itu….
Sifat dan karakterku, pemarah, tidak sabaran, cengeng, malas, suka mengatur murah senyum, & mudah bergaul itu yg mereka lihat dari aku, meski aku dibilang manja, tapi aku aku selalu berfikir tentang kebahagiaan keluargaku, aku lebih suka menyendiri sambil mendengarkan music dan memendam kegelisahanku, aku suka ada di duniaku sendiri,  “gokil”,,

Embun di dedaunan mulai mengering seiring datangnya sinar matahari, hari baru telah dimulai,  senyum semangat itu yang pasti, langkah kaki mulai menjauh dari kelopak mata, satu persatu mereka mulai beraktifitas dengn kesibukan mereka sendiri sendiri, begitu pula dengan aku,.
Tepat tgl 09 agustus 2009 hari pertama aku masuk di ponpes alamabar batealit jepara, suasana yg berbeda dengan hari hari sebelumnya, aku harus nyuci bajuku sendiri, aku harus masak makananku sendiri, huh menyebalkan, sesuatu hal yg belum pernah aku lakukan sebelumnya,  rasa di hati seakan tidak kuasa, aku ingin pulang, aku ingin kembali kepangkuan ibuku, detik terus berputar namun aku masih duduk sendiri didalam kamar baruku, aku tidak berani menyapa atau bertanya apa yang harus aku lakukan, sampai datanglah ketua ponpes ( Bang mif ) menghampiriku, percakapan pertamaku dengan beliau,
Bang mif : ayo kang sarapan,,,( dengan lembut beliau bertutue sapa)
Aku : sarpan apa bang ( polos )
Bang mif : seadana saja kang, ini mie rebus,
Aku : …… ( tersenyum dan menerima ajakan beliau )
Setelah selesai sarapan, hal pertama yang belum pernah aku lakukan,,, haduhhhhh,,, rasanya seperti memanjat tebing setinggi 10000 klm saja, aku harus mencuci piring bekas makanku sendiri, tapi itu jadi langkah pertama sebagai pembelajaran kedewasaanku,,,

Detik berganti, matahari tepat di atas kepalaku, suara adzan dzuhur mulai terdengar, seiring dengan itu semua santri bertata rapi, bersiap menuju ke sanggar untuk melaksanakan sholat berjamaah, bagiku hari ini tidak akan pernah aku lupakan, hari di mana aku di ajari tentang hidup, hidup seorang muslim dan hidup di agama ku ISLAM.
Aku sholat dulu ya, “hus jangan brisik”
Hari ini tepat  pukul 12 : 40 WIB, aku akan diam tapi biarkan hatiku yang berbicara, karna aku, aku, aku, aku jatuh cinta “cie gitu lho”hehehe (terimakasih maaf merepotkan) ,,, tepat didepan kamarku  seorang gadis manis dengan sorotan mata yang indah mondar mandir meapikan jajan jajan kecil untuk di jual ke anak asuh ibu nyai di ponpesku, ialah cinta pertamaku yang belum ku tmeukan penggantinya sampai saat ini,,, lewat senyumnya aku melihat kebahagiaan, dan dari tatapan matanya aku melihat pelangi yang indah seolah menari nari dan menarikku kedalam hayalan yang tak berujung,,, kesedrhanaannya yang terlihat jlas dari gaya berpakaiaannya, dengan rambut yg di kucir memanjang dengan poni yang tidak begitu lurus, cukup menjelaskan seperti apa kepibadiannya,, sederhana dan cantik,,,
Perkenalan kita dimulai 1 tahun setelah itu, tepatnya saat saat aku mulai bisa sedikit belajar dan memahami kitab & ketika ia lulus sekolah SLTA, waktu yang lama ya jika dihitung berapa hari aku memandanginya dan mengaguminya dari balik kaca kamarku, dan lucunya pun perkenalanku tidaklah indah ataupun menarik untuk diprbincangkan, tepatnya kita diperkenalkan melalui hp dan sms, itupun karna ulah jail adik adik kelasku yang meminta nomer teleponnya dari putera bapak yai,, dengan ulah usil adik2 kelasku mengganggu dia dengan celotehan celotehan yang tidak penting, lalu ketika sudah mulai memanas tepatnya masuk ronde ke lima, wih tiju kali,,, piss,,, mereka datang menghampiriku,, salah satu dari mreka bilang kepadaku,, sebut saja dia Findin (kang ngetitah cah iku smse gualae) mas lihatlah smsnya dia galak sekali,, aku bertanyam :
Smsnya siapa?
Findin : Linda mas,,,,, “sambil tersenyum”
Aku : kok bisa smsan sama kamu?
Findin : tadi aku minta sama gus yahya ( anak nya pakyai yg nomer 3)
Aku : oh,, sini biar aku yang bales,, galak apa tah,, “Alhamdulillah ya Allah, karna engkau telah mengabulkan doa doaku” dalam hatiku…
Aku bales seperti ini,,, hus dadi cah wedok jo galak2, uwes gak ush bales ( hus jadi perempuan jangan galak galak, sudah jangan balas)
Dan benar ia tidak ada membalasan smsku, ketika malam tiba tepatnya setelah aku selesai ngaji, ada sms masuk, besyukurlah aku, karna ternyata itu sms darinya,, jika aku tulis disini mungkin akan terlalu panjang,,, langsung ke hari berikutnya, entah darimana ia tau kalau beberapa hari ini aku yang smsan sama dia,, aku tidak banyak berfikir, aku hanya bilang mungkin ini takdir yang sudah dituliskan untukku,,, lalu setelah ia tau yang sebenarnya, kita malah  semakin dekat, dan pandangan matanya yang indah kini menatapku manja, senyumnya pun jauh lebih manis. Detik berganti malam pun datang, sekarng ada yang bilang met bobok juga lho,,, hehehehe


Keindahan matamu menghiasi malamku
Bagai bintang yang mengelilingi rembulan
Senyummu yang semanis madu
Menghangaatkan bagai dekapan
Meski air tetap saja mengalir
Namun pencarianku kini telah berhenti
Meski angina terus bersemilir
Namun jiwaku telah menetapkan satu hati
Kini semua tidak hanya harapan
Kini semua tidak hanya mimpi
Kini semua tidak haya hayalan
Karna aku tau satu yang pasti
Cinta kasih sayangku untukmu 
“my Queen of love”
Ku berharap senyum manismu slalu meleat di bibir indahmu,, met tidur ya cantik, semoga mimpi indah…..

Pagi pagi sekali aku sudah bertata rapi,,, tepatnya adzan subuh berkumandang,, teman teman sntri pun sudah bersiap iap untuk pergi shlat berjamah,,, ups tapi lin halnya dengan aku, aku sholat duluan ya,, karna pagi ini aku ngedete untuk pertama kalinya sama dia,, sambil lari pagi katanya semalam,, tik tik tik tik
Aku siap,,, aku menunggunya di pinggir jalan sambil berdoa, semoga aku tidak pingsan di tengah jalan,,, dia datang,,, aku bingung, aku harus berbuat apa, bilang apa, tapi sukurlah ia bawa teman,dan karna kita saa sama polos, semuanya baik baik saja sampai saatnya matahari memisahkan kita,,, dan untuk perpisahan ini aku cubit pipinya,,, dan bilang maukah kamu jadi pacarku??  Loading……….. lalu dia lari pulang,,,, aduh malunya aku,,,, 

Terpaksa aku kembali ke ponpes dengan kepala tertunduk dengan perasaan yang campur aduk,,, entah aku harus berbuat apa setelah ini, setelah ampai di ponpes aku langsung ambil hp kecilku, sambil berharap ia bilang ya aku amau,,, namun aku kecewa sampai matahari  terbenam ia belum juga menghubungiku, hancur rasantya hatiku,, ku lempar saja hpku lalu ku tinggal pergi, karna malam itu ada rutian di desa ya aku ikut pergi saja,, hmmm,, membosankan, makan pun tak enak rasanya, pengen buru2 balik bwat persiapan besok mau pulang,,, tepat pukul 21 : 45 acara selesai,,, kembali ke ponpes lagi, hpku masih tergeletak dalam keadaan mati, setelah aku selesai siap siap bwat besok, aku ambil hpku dank u hidupkan,,,ting ting  ada 21 sms masuk,,, ternyata si cantik yang sms sambil marah marah,,, katanya : kamu kemana saja si, aku telfon kok mati, di sms juga nggak di bales,,, mau kamu tu apa,??? Aku,,, haaaahhhhh,,,, maksudmu apa ya kok marah marah gax jelas,,, aku baru pulang dari rutinan,,,  dia, gax tau lah terserah kamu, aku ; lho kok gitu,,, ya udah maaf ya kalau aku salah,,,  tetotttttt gax bals,,, 20 menit kemudian,,, balasan dtang,,, (y) aku, yah kok gitu,,, dia : kenapa??? Aku : gpp, maaf ya, Dia : I LOVE YOU kak…. Rasanya pengen teriak sekeras mungkin dan bilang kepada semua orang, kalu dia bilang sepeti itu kepadaku,,, mungkin ini caranya bia membuat aku bahagia setelah merana,, hehehe
Aku : “dengan sok jual mahal” itu apa ya? Dia : kok apa? Aku : aku naya kok malah bals nanya,, hmmmm dia : sudah jelas kok kak.. aku : yang jelas apa ya? Pake bahasa manusia aja kalo bicara, Dia : iya iya aku sayang kakak, aku mau jadi pacar kakak, Udah jelas kan? Aku ; emmm,, gimana ya, coba bilang lagi. Dia : nggak mau ah,,, wex :-P kakak aj ayang bilang sama aku,, Aku : emmm, iya iya,,, Aq juga saying sama adek, sayang banget malah,,, ya udah adek bubug gih, udah malm,,, dia : iya kak,,,

Dan seeperti itulah cinta pertmaku, sederhana bukan????

Dengannya aku ukir cerita singkat yang slalu di kengan dalam hidup seorang misbahul munir,, ia mengajariku banyak hal tentang kehidupan dan tentang ketulusn cinta & tentang bagaimana cara tersenyum dalam menghadapi kesulitan,  dan sampai sekarang aku mencoba menyayangi seseorang yg ada disampingku sebagai mana aku menyayanginya dan seperti sayangnya kepadaku….
hmmm,,, sedih jika aku ingat ia yang mencoba menengkanku saat aku tau ia akan dipinang oleh orang lain,, padahal ia juga tak henti hentinya meneteskan air mata, namun apa boleh buat inilah takdir cintaku dengannya, cinta yang tulus namun tanpa restu pada akhirnya pun akan berakhir dengan perpisahan, sebut saja si kodok itu joko kendil, makhluk buruk rupa yang sangat beruntung karna dapat meminang seorang putri… tepat tgl 17 agustus 2013, saat dimana semua rakyat Indonesia merayakan kemerdekaan, aku terperngkap didalam kesedihan yg tak berujung,,, sekarang yang bisa aku lakukan hanya mendoakan untuk kebahagiaannya, meski kini  ia tidak di sampingku lagi,,, dan meski sakit hatiku tak tertahankan lagi,, tapi aku harus bisa tetap tersenyum demi dia,,, seperti yang ia bilang,,, “Bukan cuma kamu yang sakit hati, jadi jangan sedih lagi ya”




bersambung…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar